Apa itu jalur langit?
Jalur langit Adalah sebuah istilah yang ditujukan untuk melakukan pendekatan kepada Allah Subhanahu Wataála, bisa berupa dalam meraih keberkahan hidup, memohon kemudahan dalam menjemput rejeki, atau kemudahan dalam hal pekerjaan dan lain-lain, bisa juga dalam hal menyelesaikan masalah, yaitu dengan melalui doa dan ibadah. Permohonan dan doa, bisa dilakukan sendiri atau secara berjamaah, bisa juga meminta doa pada orang-orang sholeh.
Contoh misalnya, jika kita lemah atau tak berdaya atau tak punya kuasa, atau lebih memilih mengalah dan walau (tetap) dianggap salah yang disebabkan oleh sesuatu dan lain hal, padahal kita seyakin-yakinnya tidak bersalah atau setidaknya kita sudah mengakui kesalahan dan meminta maaf tapi tetap disudutkan atau dizholimi atau tetap dihujat atau selalu disindir atau selalu diungkit-ungkit atau selalu disudutkan, maka pilihlah jalur langit.
Berdoalah pada Yang Maha Kuasa, yang Kuasa-Nya tak terbatas, yang Kuasa-Nya tak tertandingi. Mintalah perlindungan dan pertolongan dari Nya. PASTI kamu akan ditolong. PASTI orang yang menzholimi kamu akan mendapatkan balasan, walau mereka seringkali tidak merasa bahwa itu adalah balasan, dan ketika mereka tetap pada pendirian mereka yang tetap menzholimi kamu (karena masih merasa kuasa), maka selama itu pula balasan akan selalu mendatangi mereka hingga akhir hayat. Balasan itu bisa berupa apa saja. Bisa diangkatnya keberkahan dalam kehidupannya, bisa disempitkan rejekinya, bisa dijadikan keluarganya selalu dalam konflik, bisa juga habis uangnya untuk biaya pengobatan, bisa juga disingkirkan dalam komunitasnya, bisa juga selalu bermasalah dalam urusan pekerjaannya, bisa juga hancur rumahtangganya dan lain-lain, yang menyebabkan kehidupannyanya tidak sesuai keinginannya, bahkan yang lebih tragis, bisa jadi diwafatkan dalam kemungkaran. Naudzubillahi min dzalik.
KECUALI mereka bertobat dan meminta maaf padamu.
Contoh berdoa meminta perlindungan dan dihindari dari orang-orang zholim.
Bacalah istighfar, mohon ampun atas segalah salah dan dosa. Jangan lupa sholawat ke atas Nabi shollallahu álayhi wasallam
Berdoalah dengan kesungguhan hati.
Astaghfirrullahal ázhiim 100 X
Allahumma sholli alaa Sayyidina Muhammad wa álaa aali Sayyidina Muhammad 100 X
Allahumma Ya Allah
Ampuni atas segala dosa hamba,
Ampuni sebesar apapun dosa dan kesalahan hamba,
Ampuni dosa kedua orangtua hamba. Sayangi mereka, Sungguh mereka benar-benar menyayangi kami dan telah merawat dan mendidik kami dengan ketulusan hati mereka.
Allahumma Ya Allah,
Sampaikan sholawat dan salam kami, kepada junjungan Nabi Muhammad shollallahu álayhi wasallam beserta keluarganya, sahabatnya juga kepada seluruh pengikutnya
Wafatkan kami dalam ridho-Mu, dalam husnul khotimah.
Allahumma Ya Allah,
Sungguh, Engkau Maha Mengetahui
Hamba telah berbuat khilaf dan salah pada hambaMu yang lain, hamba bertobat. Hamba memohon ampunanMu
Ya Allah, hamba mengakui hamba salah. Maafkan hamba
Hamba juga telah meminta maaf padanya.
Akibat dari kesalahan kecil hamba, mereka membesar-besarkannya. Mereka mengulang-ulangnya dengan terus menyalahkan hamba, menyindir hamba, menyingkirkan hamba, hingga justru merekalah yang berlebih-lebihan menghina hamba dan keluarga hamba.
Ampuni hamba Ya Allah.
Ya Robb, lindungi hamba
Lindungi dari orang-orang yang zholim kepada hamba
Lindungi anak-anak hamba
Lindungi keluarga hamba
Sungguh, hanya kepada Engkaulah hamba memohon perlindungan
Allahumma Yaa Allah Yang Maha Kuasa
Tunjukkan KuasaMu
Jangan biarkan mereka terus mendzolimi hambaMu ini
Jangan biarkan mereka menzholimi anak-anak kami
Jangan biarkan mereka menzholimi keluarga kami
Ya Allah, tunjukkan KuasaMu
Ya Allah,
Hamba adalah manusia lemah
Hamba tak kuat terus dizholimi
Ya Allah, tunjukkan KuasaMu
Teruslah berdoa dengan penuh khusyu dan keyakinan.
Tutuplah dengan bersholawat.
Washollallahu álaa Sayyidina Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa álaa aalihi washohbihi wasallam.
Kalimat ”tunjukkan KuasaMu”ini sangat dahsyat. Tekankan pada kalimat ini dan kamu bisa jadi akan menyaksikan Kuasa Allah atas masalahmu.
Redaksi doa bisa disesuaikan dengan kebutuhan setiap masalah yang sedang dihadapi.
Akan lebih baik lagi jika diawali dengan sholat sunah (taubat) dua rokaat.
Demikian
Semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar